Belajar, Proses Tanpa Akhir

by -

Belajar merupakan bagian yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia, semenjak terlahir ke dunia hingga akhir hayat. Keberhasilan atau kesuksesan manusia, tergantung bagaimana ia memaknai belajar dalam perjalanan hidupnya. Belajar pada dasarnya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah proses yang berlangsung dalam kelas, namun lebih dari itu, karena pada hakikatnya setiap apa yang kita lihat, kita dengar, kita rasakan, dan kita lakukan, merupakan proses belajar yang sesungguhnya. Hal ini yang menjadikan setiap manusia dapat dikatakan sebagai pembelajar sepanjang hayat, belajar tanpa akhir sampai ajal menjemput.

Apapun aktivitas yang dilakukan setiap manusia butuh proses belajar di dalamnya. Arti belajar sebagaimana dalam KBBI adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, dan seseorang dikatakan belajar jika dalam diri orang tersebut terjadi suatu proses kegiatan yang mengakibatkan suatu perubahan tingkah laku. Dalam pengertian tersebut kata kuncinya adalah perubahan. Perubahan yang dimaknai sebagai pergeseran dari suatu kondisi ke kondisi lainnya, baik pergeseran dalam nilai-nilai, sikap, maupun perilaku, dan sebagainya. Dan perubahan tersebut dapat berpotensi postif dan juga dapat berpotensi negatif, tergantung bagaimana belajarnya, kepada siapa belajarnya, apa tujuan belajarnya, dan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi proses belajar.

Maka belajar sebagai sebuah proses tanpa akhir menjadi keniscayaan bagi setiap manusia, yang menginginkan sebuah perubahan pada pribadinya, perubahan yang bermakna kemajuan ke arah yang positif, menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Penekanan perubahannnya bukan pada sebatas prestasi atau hanya sekedar mengejar prestise semata, akan tetapi lebih kepada nilai-nilai kebaikan dan juga nilai-nilai kemanfaatan yang dihasilkan dari proses belajar itu sendiri. Prestasi ataupun prestise hanyalah bagian dari bonus dalam proses belajar.

Belajar sebagai usaha untuk memperoleh ilmu, tak sebatas pula pada kegiatan-kegiatan belajar formal akademis, namun secara alamiyah setiap apapun yang manusia alami, pada hakikatnya merupakan bagian dari objek ilmu yang dapat dipelajari, yang kemudian dapat menjadi pedoman amaliyah bagi kehidupan pribadi dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, belajar merupakan fondasi utama dalam membentuk life skill atau keterampilan seseorang dalam menjalani kehidupannya, baik melalui proses belajar secara alami maupun secara formal akademis.

“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan.”

QS Al Alaq: 1 

Author: Fathurrohman

Gravatar Image
Tenaga Pendidik Pada Madrasah Ibtidaiyah