Proses Pembelajaran

by -

Proses pembelajaran bermutu merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang berlangsung secara baik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik

Pelaksanaan proses pembelajaran merupakan salah satu tugas pokok guru dalam seluruh kegiatan pembelajaran, setelah mengawalinya dengan penyusunan perencanaan pembelajaran, dan diakhiri dengan kegiatan penilaian dan evaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan. Sebagaimana Pasal 20 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berkewajiban;

  • Merencanakan pembelajaran,
  • Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta
  • Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran.

Perlu digarisbawahi, penekanan dalam UU No.14 Tahun 2005 tersebut adalah proses pembelajaran yang bermutu. Kata proses dalam KBBI, berarti runtunan perubahan (peristiwa) dalam perkembangan sesuatu, dan ketika dirangkai dengan kata belajar berarti tingkat dan fase yang dilalui anak atau sasaran didik dalam mempelajari sesuatu, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Sedangkan kata bermutu secara umum berarti ukuran baik buruknya sesuatu, yang maknanya sering dipakai untuk menunjukkan keunggulan sebuah produk, dan berarti sama dengan kata kualitas. Maka proses pembelajaran yang bermutu merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang berlangsung secara baik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Mutu sebuah proses pembelajaran akan memperoleh hasil belajar sesuai dengan target pembelajaran yang ingin dicapai.

Jika merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, dalam Bab I (Pendahuluan) disebutkan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Proses pembelajaran sepenuhnya diarahkan pada pengembangan ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh/holistik, artinya pengembangan ranah yang satu tidak bisa dipisahkan dengan ranah lainnya. Dengan demikian proses pembelajaran secara utuh melahirkan kualitas pribadi dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hal inilah yang dimaksud dalam Pasal 20 UU No.14/2005 sebagai proses pembelajaran yang bermutu melalui proses pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan, yang dikenal dengan istilah PAIKEM.

Author: Fathurrohman

Gravatar Image
Tenaga Pendidik Pada Madrasah Ibtidaiyah